Banyak hal yang sebenarnya sudah seringkali menjadi
pengingat kita agar tidak melakukan sesuatu yang bisa berakibat fatal. Tadi pagi,
karena terburu-buru mengejar waktu masuk dan jarak kampus yang gak terlalu
dekat dengan rumah, maka tanpa berpikir panjang saya letakan hp di dashboard motor. Setelah banyak nya
cerita-cerita mengenai pencopetan gak membuat saya mengurungakan niat untuk
mengindahkannya... dan terjadilah mas-mas dengan motor hitam tanpa plat dan
menggunakan jaket wonder nya mengambil hp saya dengan gampangnya. Ingin
berteriak percuma juga jalanan sepi dan entah kenapa mulut seperti kaku, sudah
di kejar tapi sia-sia karena mengejar pencopet itu sedikit lagi nyawa saya
mungkin yang hilang hampir di tabrak mobil. Sedih sudah pasti, jangankan sedih
bahkan sempat menangisi nya karena semua file-file penting saya di dalam hp
itu.
Lalu saya berpikir mau di tangisi atau mau meraung-raung
juga percuma hp itu gak akan kembali. Kejadian ini cukup memberi saya banyak
pelajaran salah satunya untuk tidak teledor dan waspada, mungkin saya terlalu
suka menghayal mengira lingkungan tempat saya tinggal ini aman,tentram, dan
damai sama seperti lingkungan di negara-negara yang tingkat kejahatan nya
rendah. Saya juga menjadi semakin menyadari hal yang kita miliki sekarang ini
bukan kekal adanya dan hanya bersifat sementara, apa yang kita miliki dan
lakukan di dunia ini pasti akan ada masa expired nya. Bayangkan saja segampang itu sesuatu dapat terjadi dan di ambil dari kehidupan
seseorang? Ini baru yang di lakukan manusia, bagaimana jika Tuhan langsung yang berkehendak “kun fayakun”, maka jadilah!
hal ini juga mengingatkan saya pada kutipan dalam novel
Khaled Hosseini yang berjudul The
Kite Runner “ It may be
unfair, but what happens in a few days, sometimes even a single day, can change
the course of a whole lifetime”. Di saat kita sedang memiliki sesuatu lakukan, pergunakan dan manfaatkanlah dengan sebaik-baiknya hal apa pun itu, because
everything in this world is just temporary.